Oke pada postingan sebelumnya kita sudah mempelajari bagaimana cara mengoperasikan Lampu menggunakan komponen Relay dan SSR , seharusnya kalian sudah berhasil dan mengerti cara kerjanya seperti apa, tetapi jika belum kalian bisa mengikuti tutorial di bawah ini :

Langkah – langkah :

1. Skematik Rangkaian :

belajar-pemrograman-mte-minicontroller-skematik
Rangkaian

Skema masih tetap sama pada postingan lalu, kecuali jika kalian belum mendapatkan boardnya, ada di sini dan segera dapatkan.

2. Pemrograman

belajar-pemrograman-mte-minicontroller-output2
OUT1.isEnable()

Penjelasan :

OUT.isEnable() adalah fungsi yang berguna untuk menangkap keadaan Output apakah dalam keadaan On / Off, perhatikan.
OUT.isEnable tidak sama dengan OUT.onEnable. Ketikan kode di atas pada Arduino IDE kalian.

belajar-pemrograman-mte-minicontroller-output#2
Upload

Lalu upload –> dan buka serial monitor.

Langkah Action :

  1. Tekan tombol 1x
belajar-pemrograman-mte-minicontroller-isEnable
Serial Monitor
  1. Tekan tombol 1x lagi
belajar-pemrograman-mte-minicontroller-hasil
Serial Monitor

Hasil dari input di atas ketika kita menekan button 1x maka lampu hidup
dan ketika kita menekan button ke 2x maka lampu akan mati.

3. Perbandingan

belajar-pemrograman-mte-minicontroller-mtecore
Tanpa MteCore.h
belajar-pemrograman-mte-minicontroller-tanpa-library
Tanpa MteCore.h

Karena tidak menggunakan Library MteCore perhatikan perintah yang kalian ketik dan ikuti seperti pada gambar agar komponen bisa berfungsi ketika dioperasikan.

Sebenarnya fungsi delay() pada arduino ini agak sedikit membuat repot, karena akan membuat program menjadi saling tunggu akibat delay tersebut. Upload –> buka Serial monitor.

Langkah Action:

  1. Tekan tombol 1 x –> Tekan 1x lagi
belajar-pemrograman-mte-minicontroller-mt-elektrik
Serial Monitor

Hasil pada serial monitor akan terlihat seperti di atas, harusnya ketika kalian menekan tombol ke 2x dengan cepat Hasilnya akan ada jeda seperti kotak merah di atas itu karena fungsi delay(); maka terjadi hambatan selama waktu tertentu dan baru kita bisa mengeksekusi perintah berikutnya.

Output?

Seperti pada postingan sebelumnya coba beritahu kami hasil kalian pada kolom komentar apakah berhasil 100%? Atau malah gagal lagi? Tulis saja di komentar dan kami akan meresponnya secepat mungkin, insya Allah.

Oke jadi sampai di sini dulu, jika kalian masih bingung dengan apa telah dipelajari pada tutorial dasar ini kami rasa kalian harus lebih sabar dan mari ulangi dengan seksama dari sini. Atau kalian benar – benar tidak tau website apa ini coba klik di sini.


0 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *